Sebuah kisah klasik. Jabat
tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali. Ini akan menjadi hal yang sangat
kita rindukan. Disaat semua hal kita duakan asalkan kita bermain bersama.Ketika jarak
dan waktu memisahkan kita, dan membuat kita hampir lupa setiap partikel kejadian hari demi hari selama tiga tahun lamanya. Saat terakhir harus memeluk, kemarin (entah sudah berapa ratus hari yang lalu), aku menangis dihadapan kalian. Seakan
kita tak akan bertemu lagi. Meskipun begitu aku yakin dan percaya bahwa kita pasti akan
bertemu lagi. Warna langit gelap seakan memberitahukan bahwa hari itu air mata akan
tertumpah untuk kalian sahabatku. Mungkin diriku masih ingin bersama kalian.
Mungkin diriku masih haus sanjungan kalian. Aku masih ingat, hari itu aku harus
menangis sambil tertawa. Melepaskan hari-hari yang akan datang dan diisi tanpa
kalian. Di tahun 2021 kita membuat sebuah janji bertemu. Ditanggal 14 bulan Februari. Bertemu kembali
di sebuah kota yang belum kita tentukan bersama. Kupeluk kalian seerat yang
kumampu, bukan maksud menyakiti, hanya karena aku ingin memeluk tubuh yang selalu bersamaku sebab hal itu akan menjadi momen langka untuk jangka waktu yang panjang.
Halo semuanya! Aku Tika. Aku suka menulis dan membagikan tulisan menarik yang kubuat. Semoga kamu suka. Selamat membaca!
Comments
Post a Comment