Bali yang Kupilih: Sanur Maret 2027 nanti, tepat aku 2 tahun tinggal di Bali, kalau ditanya daerah mana yang paling aku suka, jawabannya justru Sanur. Kenapa? Awalnya aku biasa aja sama Sanur. Tapi setelah cukup lama tinggal di Bali, aku mulai ngerti kenapa orang yang sudah lama mengenal Bali sering bilang Sanur punya old Bali vibes . Memang terasa old. Tapi justru itu yang aku suka. Pertama, aku suka suasananya, terasa lebih tenang dibandingkan wilayah lainnya. Melakukan apapun seperti tidak terburu-buru, dan slow living -nya lebih terasa. Rasanya seperti Bali yang nggak terlalu berusaha menjadi “Bali” untuk wisatawan. Kedua, aku juga suka karena Sanur cukup nyaman untuk jalan kaki. Ada pantai, pedestrian yang enak, dan suasananya lebih santai untuk sekadar jalan pagi atau sore. Terakhir, salah satu hal yang menurutku menarik: ada mall yang lokasinya literally di depan pantai. Oleh karena aku suka window shopping , jadi bisa dapat dua suasana sekaligus—jalan-jalan di mall, lalu ...
Seandainya gedung stasiun BNI City bisa berbicara, mungkin dia akan menceritakan kisah bertemunya dua orang canggung yang terjadi saat senja pada tanggal 28 Mei 2024. Seorang perempuan kebingungan menemukan teman lamanya yang sudah menunggu di depan stasiun BNI City karena perempuan itu baru pertama kali transit di sana. “Dia nervous sekali jadinya dia tidak bisa menemukan jalan keluar”. Lekas setelah berhasil melihat punggung temannya itu, dia menghampiri dan itu membuat suasana hatinya menjadi gembira. Seperti mimpi, pria itu, yang sudah 8 tahun tidak dia tahu keberadaannya, ada di hadapannya senja itu. Sangat dekat. Bahkan kalo dia bodoh saja sedikit, dia bisa memeluk pria itu. Dan hal itu pasti akan terus jadi bahan ledekan pria itu. Mereka menyusuri ibukota berdua menggunakan taksi online menuju ke tempat yang sudah dipilihkan si perempuan. Di sana mereka akan bertemu dengan dua teman lainnya. Selasa itu ditutup dengan banyak cerita dan opini. Salah satunya yang bisa dik...