Cinta, satu kata
yang memiliki berjuta arti. Tergantung kepada siapa yang sedang menggenggamnya.
Juga tergantung kepada orang yang menyikapinya. Dari berjuta umat di dunia,
jika ditanya tentang cinta pasti tak satupun kita temui jawaban yang sama.
Mengapa demikian? Seperti lirik lagu Rumor band yang mencintai seseorang sampai
membuat dia tersesat dan tak tahu arah jalan pulang. Atau seperti Padi (band) yang
mencintai seseorang yang sangat kecil kemungkinan dapat ia raih, bak bintang di
langit. Kata Peterpan (band) tak ada yang abadi untuk hal apapun. Atau seperti penggalan lirik lagu
dangdut yang berkata "hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga". Tetapi menurut
penulis, cinta itu sebuah misteri. Tidak satupun yang bisa menebak kepada siapa
seseorang akan jatuh cinta. Namun banyak yang menyangkal pendapat ini,
karena menurut sebagian orang masalah jatuh cinta itu bisa diatur, dan itu
hanya terjadi kepada orang sekitar.
Seandainya gedung stasiun BNI City bisa berbicara, mungkin dia akan menceritakan kisah bertemunya dua orang canggung yang terjadi saat senja pada tanggal 28 Mei 2024. Seorang perempuan kebingungan menemukan teman lamanya yang sudah menunggu di depan stasiun BNI City karena perempuan itu baru pertama kali transit di sana. “Dia nervous sekali jadinya dia tidak bisa menemukan jalan keluar”. Lekas setelah berhasil melihat punggung temannya itu, dia menghampiri dan itu membuat suasana hatinya menjadi gembira. Seperti mimpi, pria itu, yang sudah 8 tahun tidak dia tahu keberadaannya, ada di hadapannya senja itu. Sangat dekat. Bahkan kalo dia bodoh saja sedikit, dia bisa memeluk pria itu. Dan hal itu pasti akan terus jadi bahan ledekan pria itu. Mereka menyusuri ibukota berdua menggunakan taksi online menuju ke tempat yang sudah dipilihkan si perempuan. Di sana mereka akan bertemu dengan dua teman lainnya. Selasa itu ditutup dengan banyak cerita dan opini. Salah satunya yang bisa dik...
Comments
Post a Comment