Skip to main content

Ini hanya curcol


TULISAN MALAM INI

Saya terinspirasi dari keluarga yang tinggal di sebelah rumah. Mereka banyak yang menyebut itu tetangga. Tapi bagi saya mereka hanya segerombol orang yang kebetulan berjodoh dengan rumah di sebelah rumah saya.

Yang saya lihat di satu rumah sebelah itu, mereka ada 3. Layaknya keluarga harmonis, terdiri dari satu ayah sebagai kepala keluarga, satu ibu sebagai jantung keluarga dan satu anak sebagai pelengkap kesempurnaan cinta.

Tertarik dengan kisah ibu sebagai jantung keluarga. Itu nyata sekali terlihat dari keluarga mereka. Jantung yang sejatinya adalah organ tubuh yang menjadi pusat kehidupan manusia. Saat jantung terganggu, tubuh tidak akan berjalan normal untuk melanjutkan kehidupan. Sama halnya dengan si ibu dari rumah sebelah, dia adalah pemompa keuangan dan menjadi pusat kehidupan satu keluarga. 
Sang ayah yang selaku kepala yang letaknya di atas jantung hanya sebagai pelengkap agar tidak terlihat keluarga yang bercacat secara anatomi.


Sesungguhnya saya bukan tipikal orang yang suka memusingkan urusan kehidupan orang lain. Saya bukan netizen untuk memantau kekurangan siapapun untuk saya jadikan bahan olokan. Hanya saja saya sudah merasa ada kekeliruan di zaman ini. Dimana saya sudah melihat lebih dari satu keluarga yang sejenis dengan cerita tadi. Ada pria mapan secara usia namun tidak mapan secara finansial dan pekerjaannya hanya “TS” bukan “TIM SUKSES” tapi “TIDUR SIANG”. Sekian.

Comments